www.hajiakbar.com


CATATAN HAJI 2003

oleh H. Akbar

01 – Jemaah dan petugas haji Indonesia yang berangkat ke tanah suci tahun 1423 H / 2003 M dengan melalui BPIH biasa berjumlah 180.002 orang dan terbagi ke dalam 460 kloter. Garuda Indonesian Airways mengangkut 155.199 jemaah dalam 292 kloter, sedangkan Saudi Arabian Airlines mengangkut 74.803 jemaah dalam 168 kloter. Dari 180.002 orang jemaah, 861 orang diantaranya berasal dari Kabupaten Bogor. Sedangkan jemaah haji dengan BPIH Khusus sebanyak 23.000 orang. Selain oleh Garuda dan Saudia mereka juga akan diterbangkan oleh maskapai penerbangan asing lainnya.

02 – Agar jemaah haji betul-betul ibadah dengan khusyu’ dan tidak jalan-jalan ke luar kota, maka paspor jemaah haji ditahan atau diblokir oleh panitia haji pusat, dan baru dikembalikan saat jemaah akan pulang ke tanah air.

03 – Sejak gencarnya ajakan untuk memboikot produk Amerika, dan sejak pendudukan Israel dan kejahatan mereka atas rakyat Palestina, perusahaan minuman ringan Zamzam Cola dari Iran telah mampu menekan penjualan Coca Cola dan Pepsi Cola di berbagai negara yang dikabarkan turun drastis antara 20 sampai dengan 40 persen. Zamzam Cola telah membanjiri tanah Arab pada musim haji tahun ini.

04 – Tanah Haram terdiri dari dua tempat, yaitu Mekah dan Madinah. Tanah Haram Mekah meliputi wilayah seluas lebih kurang 350 km2 dengan titik pusat kota Mekah. Dalam suatu riwayat disebutkan bahwa ketika Nabi Adam pertama kali tinggal di Mekah, beliau memohon kepada Allah SWT agar diselamatkan dari godaan iblis yang telah menggodanya di surga. Kemudian para malaikat turun ke bumi mengelilingi tempat Nabi Adam untuk menjaga agar iblis tidak dapat mencapainya. Tempat para malaikat berjaga itu yang kemudian menjadi batas-batas Tanah Haram.

05 – Kiswah (kain penutup ka’bah) yang dibuat secara khusus oleh salah satu pabrik di Mekah ini menghabiskan dana sebesar SR 17.000.000 (Tujuh belas juta real Saudi). Biaya sebesar itu untuk membeli 670 kg bahan sutera dan 120 kg emas dan perak yang dipakai untuk menghiasi kiswah tersebut. Pabrik pembuat kiswah itu mempekerjakan 240 orang yang terdiri atas tenaga kasar, staf, seniman dan tenaga administrasi.

06 – Ka’bah sebenarnya mempunyai dua buah pintu, tetapi yang selalu digunakan untuk keluar masuk ka’bah adalah pintu yang berada di samping hajar aswad. Dalam perjalanan sejarahnya, pintu ka’bah telah berubah-ubah, baik bentuk, seni, bahan baku dan sebagainya. Pintu yang sekarang adalah hadiah dari Raja Khalid bin Abdul Aziz. Pintu ka’bah ini dibuat dari bahan emas murni 99 karat, dengan berat seluruhnya 280 kg. Harganya sebesar SR 14.420.000 (Empat belas juta empat ratus dua puluh ribu real Saudi) pada tahun 1399 H. Panjang daun pintunya 3,06 meter, lebarnya 1,68 meter, dan letaknya 2,25 meter dari lantai towaf.

07 – Mihzab (talang emas) yang terletak di atas atap ka’bah mempunyai fungsi untuk membuang air hujan. Mizhab yang ada sekarang dilapisi dengan 40 kg emas yang dihadiahkan oleh Sultan Abdul Majid Khan bin Sultan Muhammad Khan dari Konstantinopel pada tahun 1276 H.

08 – Dalam kitab Fi Rihaabil Baitil Haram diterangkan bahwa pada suatu ketika Nabi Ismail as menyampaikan keluhan kepada Allah SWT tentang panasnya Mekah, lalu Allah menurunkan wahyu kepadanya, ‘Sekarang Aku buka di hijirmu salah satu pintu surga yang dari pintu itu keluar hawa dingin untuk kamu sampai hari kiamat nanti’. Bagi jemaah yang beruntung, mereka bisa merasakan hembusan angin surga, yaitu sewaktu melakukan towaf melintasi bagian Hijir Ismail.

09 – Siti Hajar (ibu Nabi Ismail as) adalah seorang wanita budak hitam yang miskin asal Ethiopia. Ia bekerja pada keluarga Nabi Ibrahim AS di Palestina. Ia dinikahi oleh Nabi Ibrahim AS atas saran Siti Sarah (isteri Nabi Ibrahim AS) yang sampai usia lanjut mereka belum diberi keturunan. Pernikahan berjalan dengan baik. Setelah Siti Hajar hamil dan melahirkan Ismail, kemudian timbul rasa cemburu Siti Sarah dan meminta Nabi Ibrahim AS supaya mengasingkan wanita hitam dan anaknya tersebut ke tempat yang jauh. Atas petunjuk Allah SWT, Nabi Ibrahim AS membawa Siti Hajar dan Ismail ke satu tempat yang jauh dan gersang yang kemudian bernama Mekah. Untuk mengenang mereka berdua, maka lokasi sebelah utara ka’bah diberi nama Hijir Ismail, sedangkan rumahnya yang berbatasan dengan hijir kemudian menjadi kuburan Siti Hajar dan Nabi Ismail AS.

10 – Atas usulan Bung Hatta, Indonesia pernah membuat sejarah dengan proposal yang orisinil, rasional dan workable, yang disampaikan kepada petinggi Kerajaan Saudi Arabia saat itu, yaitu jalur untuk melakukan sa’i kini menjadi dua arah. Hal ini untuk menghindari tabrakan antar jemaah.

11 – King Fahd Al-Quran Printing (Percetakan Al-Quran Raja Fahd) terletak 10 km sebelah barat laut Masjid Nabawi, berdiri di atas tanah seluas 20 hektar, diresmikan oleh Raja Fahd pada tahun 1985. Dengan perlengkapan mesin sangat besar dan canggih, percetakan tersebut menjadi percetakan terbesar di dunia. Dengan didukung oleh 1.600 pegawai, percetakan ini dapat menghasilkan 8 juta kitab Al-Quran per tahun. Sampai saat ini telah menghasilkan lebih dari 50 juta kitab Al-Quran berbagai ukuran.

12 – Tanggal 2 Juli 1990 terjadi musibah di Muaisim (lebih dikenal dengan tragedi terowongan Mina) yang mengakibatkan lebih dari 1.400 orang meninggal, yang 659 orang diantaranya adalah jemaah haji Indonesia. Musibah terjadi akibat jemaah yang akan pergi dan pulang melontar jumrah berpapasan di dalam terowongan. Kini, terowongan tersebut tidak lagi angker karena pemerintah Saudi Arabia telah membangun terowongan tambahan yang baru. Jemaah yang pergi dan pulang melontar tidak akan berpapasan karena terowongan dibuat satu arah. Dan terowongan tambahan ini telah beroperasi sejak musim haji tahun 1991.

13 – Dalam kitab Syifa al-Gharam diterangkan bahwa Syaikh Abu Nu’man Al-Tabrizi (mufti Masjidil Haram pada jamannya) pernah dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan betapa batu-batu yang dilontarkan ke jumrah oleh jemaah haji beterbangan naik ke atas langit. Sudah banyak para ahli melakukan penelitian tentang batu-batu ini, dan mereka berkesimpulan bahwa rata-rata setengah dari jumlah batu yang dilempar itu memang raib, sedangkan sebagian lainnya ditemukan di tumpukannya.

14 – Pada tahun 46 H (667 M) atau 43 tahun setelah perang Uhud, terjadi banjir besar di sekitar Uhud yang menyebabkan tanah dimana Hamzah dan Abdullah dikubur terkikis sehingga mayat kedua syuhada ini menyembul ke permukaan tanah. Ajaib …, kedua mayat tersebut masih utuh dan segar layaknya seperti baru wafat kemarin, padahal mereka wafat dan dikubur 43 tahun yang lalu. Dan ketika mayatnya dipindahkan ke lokasi para syuhada, salah satu tangan Hamzah yang semula menutupi bekas lukanya masih memperlihatkan basah darah. Subhanallah. Komplek pekuburan 70 syuhada Uhud ternyata sangat sederhana, bahkan tanpa batu nisan. Di sekelilingnya hanya dipagari setinggi 1,75 m dan pada bagian tengah terdapat tumpukan batu. Di situlah terbujur pahlawan Islam, Hamzah ra. Letak pekuburan syuhada Uhud tersebut sekitar 5 km sebelah utara Masjid Nabawi. (Nama para syuhada Uhud ada pada lampiran).

15 – Pasar kurma yang terletak di kota Madinah adalah pasar yang khusus menjual kurma. Pasar ini dibangun pada tahun 1982 dan terletak sekitar 600 meter sebelah selatan Masjid Nabawi. Di pasar ini kita dapat mencari dan menemukan 26 macam kurma, termasuk kurma Ajwa, kurma kesenangan Nabi Muhammad SAW.

16 – Kubah Hijau pada Masjid Nabawi di Madinah dibangun pada masa pemerintah Sultan Mahmud, yaitu pada tahun 1233 H. Kubah tersebut terbuat dari bahan-bahan berkualitas tinggi. Kubah yang populer dengan julukan Green Dome (Kubah Hijau) itu masih dapat terlihat sampai sekarang. Karena usianya yang sudah sangat tua dan posisinya persis di atas pusara Rasulullah SAW, kubah hijau ini telah menjadi simbol atau lambang dari Masjid Nabawi ini.

17 – Pada musim haji, Bandar Udara King Abdul aziz Jedah menjadi Bandar udara paling sibuk. Tercatat sedikitnya lima buah pesawat mendarat setiap tiga menit. Ini artinya kedatangan pesawat yang membawa jemaah haji berselang kurang dari satu menit setiap pesawat. Semuanya untuk memenuhi panggilan Allah SWT.

18 – Dalam rangka meningkatkan pelayanan terhadap jemaah haji, pada tanggal 23 Desember 2002, Departemen Agama RI telah menandatangani naskah kerja sama dengan Daar al-Salam Group dalam rangka pendirian asrama haji Indonesia terpadu yang berlokasi di Mekah. Sewa pemondokan ini berlaku selama 25 tahun dengan sewa per tahun per jemaah sebesar RS 1.850 atau US$ 493,33. Luas kamar pada pemondokan itu tidak kurang dari 30 m2 yang memuat 10 orang, dilengkapi dengan tempat tidur, pendingin ruangan, kipas angin, pancuran air (shower), dan kamar mandi. Pondokan tersebut terletak di belakang tanah wakaf King Abdul Aziz mencapai batas luar Daar al-Hadits di Ajyad yang berjarak 500 meter dari pekarangan Masjidil Haram.

19 – Kloter pertama jemaah haji Indonesia diberangkatkan ke tanah suci tanggal 9 Januari 2003 melalui Bandara Soekarno – Hatta, dan dilepas keberangkatannya oleh Gubernur DKI Jakarta, Sutiyoso.

20 – Sholat Jumat di Masjid nabawi tanggal 30 Januari 2003 diikuti oleh sekitar 500 ribu orang jemaah. Delapan puluh persen dari jumlah mereka adalah jemaah yang akan menunaikan ibadah haji dari berbagai negara di dunia.

21 – Untuk musim haji tahun ini, pemerintah Saudi menyediakan 200 juta liter air zamzam untuk kebutuhan jemaah haji dan 1.320.000 ekor kambing untuk kurban.

22 – Mulai musim haji tahun ini pemerintah Arab Saudi mempunyai hak mutlak dalam penyelenggaraan ibadah haji. Negara-negara lain (termasuk Indonesia) tidak dilibatkan dalam penentuan lokasi tenda untuk mabit, sehingga negara-negara yang biasanya mempunyai kapling dekat jamarat kini tinggal menjadi impian.

23 – Rabwatul Jawa (Ikatan Jawa) adalah kawasan di Arafah yang disediakan untuk wukuf bagi jemaah yang berasal dari Asia Tenggara. Di kawasan inilah jemaah haji Indonesia melaksanakan wukuf pada tanggal 9 Dzulhijjah.

24 – Departemen Kesehatan Arab Saudi pada musim haji 2003 mengoperasikan 14 rumah sakit di Masya’ir Muqaddasah (tempat perhajian) dengan kapasitas 6.700 tempat tidur disamping 300 tempat tidur untuk perawatan darurat, dan 921 armada kedokteran serta 111 orang dokter laki-laki dan perempuan dari luar negeri spesialis gawat darurat, ICU dan bius, 80 perawat dari Malaysia yang terlatih di bidang ICU dan 175 unit mobil ambulance besar dan kecil untuk menangani kecelakaan ringan di tempat kejadian.

25 – Pada musim haji tahun ini, Raja Fahd menghadiahkan 1.770-an mushaf untuk kantor-kantor pemerintahan, kedutaan besar, konsulat dan ormas Islam yang terdiri dari berbagai macam bentuk dan ukuran.

26 – Berdasarkan catatan resmi pemerintah Arab Saudi, jumlah jemaah haji ini sebanyak 1.924.242 orang. Dari luar negeri sebanyak 1.431.012 orang, sisanya 493.230 orang berasal dari penduduk Mekah dan mukimin.

27 – Kegiatan ibadah haji tahun 1423 H telah diliput oleh berbagai media massa di dunia, termasuk di dalamnya 17 jaringan televisi.

28 – Setiap kendaraan yang melaju di jalur Mekah – Madinah dipantau oleh radar. Kecepatan tidak boleh lebih dari 120 km/jam. Jika melebihi ketentuan kendaraan tersebut akan distop dan dikenai denda RS 400.

29 – Di sepanjang jalan yang menghubungkan Mekah – Madinah terdapat sejumlah rambu lalulintas yang bertuliskan ‘Ghoirol aman lil iskan’ (tidak aman untuk berhenti). Sopir truk atau bis yang mengalami kerusakan mesin / ban pada waktu malam hari tidak ada yang berani keluar kendaraan, karena masih banyak binatang buas yang berkeliaran.

30 – Terminal bis kota Mekah terletak di wilayah Syi’b Ali. Anehnya terminal ini hampir tidak pernah dilewati oleh bis, karena orang Arab umumnya memiliki kendaraan sendiri, dan luas terminalnya tidak lebih besar dari terminal angkot 32 di Taman Pagelaran Ciomas.

31 – Imam masjid di tanah haram tidak menjaharkan basmalah saat membaca surat pada saat melaksanakan ibadah sholat. Satu-satunya masjid yang imamnya menjaharkan basmalah adalah di Masjid Hujun, Ma’la Utara.

32 – Setiap orang wajib menghormati Masjidil Haram. Agar Masjidil haram tidak dipakai untuk bermain anak-anak, di halaman Masjidil Haram dibuat peringatan dengan menggunakan bahasa Arab yang berbunyi (aslinya menggunakan huruf Arab) :

Wajjih athfalaka wa ‘allimhum ihtiroma baitillahi wa ta’zhimi hurumatillahi

Wamna’hum minalla’bi wal’ubtsi fil Masjidil Harami wasahatihi

33 – Di depan pintu gerbang Malik Abdul aziz, Masjidil Haram, dulu dipakai sebagai tempat pelaksanaan qishash. Sekarang qishash dilaksanakan di Masjid Amir Sulthan yang terletak di kawasan Ali manshur.

34 – Sholat shubuh di Masjid Siti Aisyah atau Masjid Tan’im pada tanggal 2 Pebruari 2003 dipenuhi oleh jemaah yang akan melaksanakan umrah dengan mengambil miqat di masjid tersebut. Setelah sholat shubuh kemudian diadakan pengajian kuliah shubuh, ternyata yang hadir hanya 4 orang, karena jemaah yang memadati masjid pada waktu sholat shubuh semuanya berangkat ke Masjidil Haram untuk melakukan umrah.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: