www.hajiakbar.com


BELAJAR DARI LEBAH
April 13, 2008, 1:32 pm
Filed under: HAJI | Tags:

Lebah (Aphis indica) merupakan makhluk kecil yang mempunyai keistimewaan. Demikian istimewanya ia menjadi objek yang diteliti banyak orang. Ia adalah makhluk yang seluruh hidupnya selalu taat pada perintah Allah SWT. Ia diperintahkan untuk membuat sarang di atas gunung, di atas pohon besar, atau di tempat yang disediakan manusia. Ia juga diperintahkan untuk memilih makanan yang baik, dan apabila berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mengikuti jalan yang mudah. Firman Allah SWT :

‘Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah, ‘Buatlah sarang-sarang di atas bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia, kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhanmu yang telah dimudahkan’ (QS 16 An-Nahl : 68-69).

Lebah telah melaksanakan perintah Allah SWT dengan sebaik-baiknya. Ia selalu bersarang di gunung-gunung, di hutan (pohon yang tinggi) atau di peternakan lebah. Di tempat itu ia hidup dengan penuh  kedamaian, tidak pernah terusik oleh makhluk lain di sekitarnya. Gunung atau bukit merupakan tempat yang tepat baginya untuk membuat sarang. Lingkungan di atas gunung atau bukit memungkinkan ia beraktivitas tanpa harus mengganggu atau terganggu oleh makhluk lain. Pohon kayu yang besar dan tinggi relatif tidak dijamah manusia. Ia akan tenang hidup di atasnya. Sedangkan tempat yang sengaja dibuat oleh manusia juga mempunyai jaminan perlindungan dari para peternak lebah. Di tempat-tempat itulah lebah dengan leluasa menggali potensi yang ada pada dirinya untuk dikembangkan bagi kehidupan.

Soal kanan, lebah selalu memilih makanan yang baik-baik. Ia hanya mengisap sari makanan pada bunga yang baik. Makanan yang baik akan berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan kesehatan. Orang yang sehat  sangat berpeluang untuk bisa memberikan kontribusi pada makhluk lain. Hal ini terbukti dari output yang dihasilkannya.

Dan apabila berpindah dari satu tempat ke tempat yang lain, lebah selalu menggunakan jalan yang tidak mengganggu makhluk lain. Ia memiliki instink untuk menempuh jalur yang aman jika akan berpindah tempat sehingga aktivitasnya tidak menimbulkan dampak negatif bagi lingkungan.

Lebah telah menaati seluruh perintah Allah SWT yang diberikan kepadanya. Sebagai hasil dari perilaku disiplin, dari perutnya keluar cairan madu yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Madu merupakan makanan yang sangat cocok dikonsumsi oleh seluruh lapisan masyarakat dan segala usia. Dengan keistimewaannya itu lebah telah tampil sebagai sosok yang dapat memberi manfaat, bukan saja kepada dirinya, tapi juga bagi manusia.

Jika lebah saja bisa memberi manfaat kepada kita, apatah lagi manusia yang dianugerahi akal sempurna.  Persoalannya bukan terletak pada bisa atau tidak bisanya kita berperilaku disiplin, namun lebih terpokus pada mau atau tidak kita melakukannya ? Inilah pertanyaan yang harus kita jawab, bukan dengan kata-kata tapi dengan perbuatan.


Leave a Comment so far
Leave a comment



Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s



%d bloggers like this: